Rabu, 13 Juni 2018

Seperti google dan facebook,micrososft juga memilki jejaring sosial bahkan juga aplikasi pesan instan

LinkedIn,jejaring sosial para professional ini mungkin tidak setenar facebook,twitter,atau bahkan instagram.Namun LinkedIn adalah tool kunci untuk para professional,dengan pengguna 433 juta anggota dan lebih dari 2 juta lainnnya berbayar.Pada tanggal 13 juni 2016 Microsoft mengumumkan kalau mereka mengakuisisi LinkedIn dan harus membayar US$26,2Miliar(348 trilyun) yang proseses tran saksinya akan berahir dipenghujung tahun 2016 ini.

Sinergi dua Perusahaan

Jika kedua perusaahaan ini bergabung tentunya akan menjadi hal yang menguntungkan bagi pertumbu han keduanya,praktisnya kira kira seperti ini:Microsoft kemungkinanan akan memanfaatkan jaringan Pro fesional LinkedIn yang sangat besar untuk menawarkan layanan office 365 dan diantara produk lainnya, mendorong komunitas enterprise untuk berinvestasi dalalm produk produk maupun layanan besutan Microsoft.

Dari pihak LinkedIn ,jejaring social tersebut tampaknya bisa diuntungkan dengan pengalaman panjang Microsoft di dunia cloud.seperti pernyataan Nadella sang CEO Microsoft”kombinasi ini akan memungkinkan pengalaman baru misalnya newsfeed LinkedIn menampilkan artikel berdasarkan proyek yang anda kerjakan dan office bisa menyarankan seorang pakar di LinkedIn untuk membantu tugas yang ingin anda selesaikan.

Seperti apa LinkedIn?

Seperti yang dilansir dilaman smiliarWeb LinkedIn adalah website paling banyak dikunjungi nomor 28 di dunia dan ranking 14 di USA.Sekitar sepertiga trafik LinkedIn  datang dari AS dimana user rata rata meng habiskan waktu 5 menit 16 detik tiap hari di aplikasinya dan Microsoft berencana menggeber  monetisa si dengan stategi menumbuhkan pelanggan individual maupun organisasi serta melalui iklan.dan dengan akses ke 433 juta anggota dan dengan jangkauan social solid karena sifatnya yang professional.

Valuasi LinkedIn  tiga kali skype

Dengan harga USD 26,2 miliar,Jika mengacu kurs Rp.13.000 per USD artinya saham LinkedIn akan dihar gai USD 196 per saham atau kalau di rupiahkan itu nilainya Rp349 Trilyun.tentunya ini sangat besar mengingat sebelumnya pembelian skype pada tahun 2011 yang hanya USD 8,5 miliar.
Model bisnis LinkedIn ditangan Microsoft

Ternyata model bisnis yang nanti akan dijalankan Microsoft mengadopsi dari gaya facebook dan WhatsApp.Ini artinya kultur yang telah dibangun Linkedin akan dipertahankan dengan tetap dipimpin Jeff weiner,Namun secara sturuktur dibawah langsung sang CEO Microsoft Satya Nadella.buat para pengguna LinkedIn juga tidak terlalu khawatir pengalamannya akan berubah selama proses akuisisi ini.

Kekhawatiran karyawan LinkedIn

Menurut Weiner ,para eksekutif LinkedIn sempat mengalami emosi yang naik turun ketika hendak menyepakati pinangan mikrosoft,tetapi sang CEO memastikan bahwa iklim kerja tidak akan berubah karena integrasi yang disepakati hanya terkait bisnis,bukan organisasi pekerja.
Perbandingan dengan  valuasi Facebook

Walaupun saham LinkedIn melonjak ketika di akuisisi Microsoft,namun Valuasi terbesar di situs media sosial masih dipegang Facebook,dengan nilai valuasi 350 miliar dollar/Rp.4.605 trilyun dengan 1,51 miliar penggunanya.dan dengan pembelian Linkedin ini tentunya microsoft juga berambisi untuk membesarkan media sosial untuk melawan facebook yang semakin besar.

Artikel Terkait

Seperti google dan facebook,micrososft juga memilki jejaring sosial bahkan juga aplikasi pesan instan
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Silakan Tambahkan Komentar Anda